Pages

Tuesday, 1 November 2011

Fakta Kelahiran Anak Kembar Saya

  1. Mengikut kajian, kehamilan kembar berlaku sekali dalam setiap lapan puluh kehamilan. Kejadian ini biasanya berlaku secara spontan dan tiada siapa yang boleh mengawal kejadian ini. Kelahiran kembar seringkali berlaku berulang kali dalam sesebuah keluarga.
  2. Selain faktor keturunan, penggunaan ubat penyubur telah menyumbang kepada peningkatan peratus kejadian kehamilan kembar dan berganda (multiple pregnancy). Misalnya, dengan menggunakan ubat penyubur clomiphene iaitu sejenis pil yang diberi kepada wanita yang kurang subur, kadar kejadian kehamilan kembar di kalangan mereka antara empat hingga lima peratus. 
  3. Dengan penggunaan ubat suntikan yang lebih kuat lagi iaitu hormon yang digelar gonadotrophin kejadian kehamilan kembar meningkat berganda lebih tinggi mungkin dalam lingkungan 20 hingga 30 peratus. 
  4. Kejadian kehamilan kembar dan berganda bergantung kepada bilangan benih yang dikeluarkan oleh pihak wanita. Pada kebiasaannya seseorang wanita hanya mengeluarkan satu benih dalam satu pusingan haid. Benih ini dikeluarkan pada pertengahan pusingan haid. 
  5. Setelah persenyawaan berlaku menerusi percantuman antara benih lelaki dengan benih perempuan, embryo akan terbentuk. Jika dua benih perempuan dikeluarkan serentak, maka kedua-dua benih perempuan yang disenyawa akan menghasilkan dua embryo yang berlainan.
  6. Pasangan kembar yang dihasilkan daripada satu telur, yang kemudiannya pecah untuk menghasilkan dua jasad akan menjadi pasangan kembar satu uri. 
  7. Kembar yang dihasilkan begini biasanya mempunyai jantina yang sama, sama ada kedua-duanya lelaki atau perempuan, rupa paras yang sama dan juga sifat dan perwatakan yang hampir-hampir sama. Pasangan kembar yang dihasilkan daripada dua telur atau kembar tidak seiras (non-identical twin) biasanya mempunyai jantina yang berbeza iaitu seorang lelaki dan seorang perempuan manakala rupa paras, perwatakan dan sifat mereka adalah tidak sama.
  8. Dalam Tempoh 9 hari 9 bulan dalam kandungan anak kembar, si ibu si bapa kerap terserepak dengan pansangan kembar dari umur muda hinggalah pansangan lanjut usianya.

  1. Mana kakak, mana adik?
    Mitos lokal yang mengatakan, bayi kembar yang lahir (keluar dari rahim) lebih dulu adalah adiknya, bukan kakak. Alasannya, karena si kakak "membantu" adiknya untuk keluar. Padahal, dunia kedokteran sepakat menyatakan, bayi yang lahir lebih dulu (berdasarkan tanggal dan waktu) adalah kakak, berikutnya baru adik.
  2. Si baik vs si jahat
    Dalam mitologi lama, si kembar selalu digambarkan sebagai si baik dan si jahat, atau pemimpin (biasanya yang lebih tua) dan pengikut. Katanya, ini terjadi karena salah satu dari mereka jenuh selalu dikait-kaitkan hingga ingin lebih unggul dari kembarannya, serta ingin mendapatkan perhatian lebih dari orangtua dan orang di sekitarnya.

    Padahal, tidak pernah ada bukti ilmiah yang menunjukkan kalau kepribadian kembar sebagai bentuk jenis persaingan. Yang biasanya terjadi, anak kembar justru memiliki kepribadian dan talenta yang unik serta selalu ingin saling melengkapi. Misalnya, yang satu pintar di bidang akademik, yang lain lebih jago di olahraga.
  3. Anak kembar tidak boleh satu sekolah karena bisa mengganggu prestasinya
    Ada beberapa sekolah yang menerapkan peraturan standar bahwa anak kembar tidak boleh ditempatkan di kelas yang sama. Alasannya, agar anak dapat mengembangkan identitas independen mereka dan tidak tergantung kembarannya. Malah, alasan lainnya lebih konyol, yaitu menjauhkan dari kemungkinan keduanya akan gagal jika berada di kelas atau sekolah yang sama.

    Beberapa ahli justru menyarankan anak kembar untuk selalu bersama agar karakter, emosi, dan pertumbuhannya dapat berkembang lebih baik. Jika pemisahan dilakukan, maka hal itu malah dapat merusak pengalaman pendidikan mereka. Dari sisi psikologis, setiap anak kembar biasanya merasa nyaman berada di dekat kembarannya. Ketika salah satu dari mereka menghadapi masalah (pelajaran atau pertemanan), tentunya mereka akan lebih mudah untuk saling mendukung.

    Yang jelas, orangtua yang memiliki anak kembar harus mempertimbangkan dan mengevaluasi pemilihan sekolah yang bisa memajukan kemampuan tiap-tiap anak, termasuk dinamika hubungan dan individu gaya belajar anak. Caranya, kenali kebutuhan dan kepribadian anak kembar Anda, juga hubungan mereka berdua. Selanjutnya, ajak mereka berdiskusi mengenai pilihan sekolahnya. Apakah ingin sekolah di tempat yang sama atau yang berbeda?
  4. Jika salah satu anak kembar sakit, saudara kembarnya pasti sakit juga
    Inti dari mitos ini adalah anak kembar mempunyai kemampuan telepati. Contoh lainnya adalah jika yang satu tidak bisa menyelesaikan perkataannya, yang lainnya akan mampu membaca pikiran kembarannya dan menyelesaikan perkataannya. Ini terjadi karena anak kembar memiliki "bahasa kode" yang tidak dimengerti orang luar selain mereka sendiri atau idioglossia. Kemampuan ini timbul karena kedekatan emosional mereka sudah dimulai sejak sembilan bulan berada di rahim yang sama, yang begitu lahir dan tumbuh pun mereka selalu bersama.

    Akan tetapi, hal yang hampir serupa juga bisa terjadi pada suami-istri, saudara dekat, teman baik (yang memiliki kesamaan genetik ekstrem).
  5. Bayi kembar tidak bisa menerima ASI eksklusif, ibu harus memilih salah satu
    Menyusui bayi kembar memang penuh tantangan, tetapi bukan tidak mungkin dilakukan. Untuk kembar dua, jika memungkinkan, Anda bisa menyusuinya bersamaan. Namun kalau tidak memungkinkan atau anak kembarnya lebih dari dua, sebelum jam menyusui, peraslah ASI Anda dengan menggunakan alat pemeras ASI manual atau elektrik dan menampungnya di botol-botol yang sudah dipersiapkan.

    Saat waktu menyusui tiba, Anda tetap bisa menyusui anak-anak bersamaan (yang satu langsung ke payudara Anda, yang lainnya dengan botol), tanpa salah satu di antara mereka menangis terlebih dahulu karena kelaparan. Mintalah bantuan orang-orang di sekitar Anda untuk memudahkan kegiatan ini. Satu lagi, miliki buku untuk mencatat siapa yang mengisap payudara pertama kali dan siapa yang minum terakhir agar tidak lupa atau tertukar.
  6. Hanya lelaki (yang terlahir kembar) yang dapat menurunkan gen kembarTiap-tiap generasi, entah itu lelaki atau perempuan, dari keluarga tertentu yang memiliki peluang sama dalam melahirkan bayi kembar. Peluang akan semakin besar jika memang ada salah satu dari suami atau istri yang memiliki gen kembar.

    Kemungkinan memiliki anak kembar biasanya juga bisa terjadi karena perempuan mengalami pelepasan sel telur secara berlebihan atau hiperovulasi. Pada akhirnya, hiperovulasi bisa menurun pada anaknya yang berjenis kelamin perempuan.
  7. Hanya anak kembar yang bisa memiliki keturunan kembar
    Kehamilan kembar memang sangat mungkin terjadi pada pasangan yang memiliki keturunan kembar. Namun, pada era ilmu kedokteran yang sudah semakin maju, sudah tersedia obat pemicu tumbuh-kembang sel telur (biasanya yang memiliki masalah fungsi indung telur/ovarium).

    Pada kasus ini terjadi pematangan dan pelepasan sel telur lebih dari satu yang kemudian dibuahi lebih dari satu sel sperma juga, hingga kehamilan kembar itu terjadi. Pembuahan dapat terjadi secara alami di dalam saluran telur atau di laboratorium pada kasus bayi tabung.
  8. Anak kembar yang terpisah dari ibu mempunyai badan yang lebih pendekJika tinggi badan anak tidak setinggi ibunya, maka yang lebih logis adalah jika hal itu disebabkan gen bawaan dari orangtuanya, kurangnya asupan nutrisi, dan stres. Meski demikian, anak yang tidak dipisahkan dengan ibunya tentu akan mendapatkan perhatian lebih baik, dari segi fisik atau mental. Dengan demikian, masa tumbuh kembangnya bisa dilalui dengan optimal.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment